Workshop Manajemen Resiko Menuju 2019 yang Transparan dan Akuntabel.

Berita
Typography

Workshop Penyusunan Manajemen Risiko diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya. Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala Bagian Umum Drs. Joko Sarosa, M.Or. berlangsung tanggal 30 April-3 Mei 2019, bertempat di ruang sidang baru kantor pusat.

Dihadiri oleh 37 peserta yang terdiri dari Pejabat Struktural, Jabatan Fungsional Widyaiswara, Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) dan staff Fungsional Umum Workshop Penyusunan Manajemen Risiko bertujuan untuk melakukan identifikasi resiko berdasarkan program dan kegiatan tahun 2019, dengan menghadirkan narasumber diantaranya Inspektur Wilayah III Inspektorat Jenderal Kemendikbud. 

Berlangsung selama 3 hari kegiatan yang diterapkan di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak tahun 2015 untuk mengurangi dampak negative dari pencapaian tujuan yang diukur berdasarkan kemungkinan dan dampaknya, sehingga semua satuan kerja di bawah Kemendikbud wajib untuk menyusun manajemen resiko secara periodik sesuai aturan yang telah ditetapkan.

Dokumen manajemen resiko yang tersusun diharapkan memberikan dampak yang positif, transparan dan akuntabilitas dengan memitigasi resiko yang akan timbul pada program/kegiatan yang akan dilaksanakan tahun 2019. (Herlin)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS