Asesmen Potensi Pegawai 2019

Berita
Typography

BIRO Sumber Daya Manusia (SDM) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengadakan asesmen pegawai 2019 di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya. Pegawai Negeri Sipil yang berjumlah 166 orang, terdiri dari beberapa instansi seperti PPPPTK Seni dan Budaya, PPPPTK Matematika, Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah dengan peserta terbanyak berjumlah 125 orang, BPNB, dan Museum Benteng Vredeburg.

Kegiatan yang berlangsung 8 sampai 10 Juli 2019 bertempat di 2 Lab yang berada di gedung Multimedia PPPPTK Seni Budaya. Dengan penanggung jawab TUK Drs. Joko Sarosa.M.Or. yang dibantu oleh 5 tenaga administrasi Sub Bagian Tata Laksana dan Kepegawaian kegiatan 3 hari tersebut bertujuan untuk menjaring data profil potensi pegawai di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bahan dalam manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) yang mencakup promosi, rotasi, mutasi, pengembangan kompetensi dan manajemen talenta.


asesment Potensi Pegawai 2019 dilaksanakan 3 hari tersebut dilaksanakan dalam 2 sesi yaitu pagi dan siang yang dikuti oleh Pegawai Negeri Sipil yang belum pernah mengikuti asesmen mulai dari kelas jabatan 1, seluruh PNS formasi tahun 2017 atau formasi STAN tahun 2018, dengan berbasis aplikasi online yang dapat diakses melalui jaringan internet (web-bass). Kriteria usia untuk mengikuti kegiatan ini adalah minimal SLTA/sederajat.


Dasar dilaksanakannya kegiatan ini adalah pasal 51 nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara yang menyatakan bahwa manajemen ASN diselenggarakan berdasarkan sistem Merit, sehingga untuk mendukung implementasi Sistem Merit tersebut diperlukan data profil pegawai yang antara lain berupa data profesi, berdasarkan hasil asesmen.


Dalam pelaksanaan asesmen Potensi Pegawai 2019, PPPPTK Seni dan Budaya adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang dirujuk untuk melaksanakan asesmen, karena pelaksanaan asesmen di daerah berdasar pada rujukan dimasing-masing provinsi. Sehingga dengan kegiatan ini dapat mengukur potensi psikologis yang berdasarkan kompetensi, sebagaimana Peraturan Menteri PAN&RB Nomor 38 tahun 2017 tentang Standar Kompetensi Jabatan ASN. (Herlin)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS