SMPN 1 Kras Timba Ilmu dan Ketrampilan di PPPPTK Seni dan Budaya

Berita
Typography

SMPN 1 Kras Kediri Jawa Timur mengadakan eduwisata untuk yang kedua kalinya di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya. Eduwisata yang berlangsung 1 Oktober 2019 diterima secara langsung oleh Kepala PPPPTK Seni dan Budaya Dr. Dra. Sarjilah. M.Pd. yang didampingi oleh Kepala Bidang Program dan Informasi Sigit Purnomo, M.Pd.


Dalam sambutannya Sarjilah mengucapkan selamat datangnya di PPPPTK Seni dan Budaya dan berharap calon-calon penerus bangsa ini bisa mengembangkan ilmu yang didapatkan selama mengikuti Eduwisata walaupun dalam waktu yang singkat dan terbatas. Kegiatan yang diikuti oleh 310 peserta dan 25 guru pendamping termasuk Kepala Sekolah SMPN 1 Kras Kediri yaitu Pramudi, S.Pd., M.Si. yang dalam kesempatan itu pula memberikan Pramudi mengatakan rasa terima kasihnya telah diterima dengan baik oleh PPPPTK Seni dan Budaya meskipun sudah kali kedua hadir, semoga tali kerjasama ini bisa tetap bisa berjalan melalui media sosial yang semakin berkembang sehinga keberadaanya bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

Sebelum peserta mengikuti kegiatan di masing-masing studio, acara yang berlangsung di Teater Terbuka ini di akhiri dengan penyerahan cenderamata yang diberikan oleh Kepala PPPPTK Seni dan Budaya kepada Kepala Sekolah SMPN 1 Kras.


Setelah diterima oleh Kepala PPPPTK Seni dan Budaya, peserta kemudian terbagi menjadi 9 kelompok, dimana masing-masing siswa akan mempelajari tari, karawitan, musik, teater, keramik, penyiaran radio, tekstil, seni rupa, dan DKV, yang akan langsung menerima materi dari pra pengajar. Salah satunya di Studio Musik, siswa diajak untuk bermain angklung dengan dibimbing oleh widyaiswara Drs. Heri Yonathan, M.Sn., dan Dhanang Guritno, M.Pd. dengan membawakan lagu nyiur hijau.

Berbeda dengan musik, kegiatan yang berlangsung di penyiaran radio peserta diajarkan untuk membaca naskah yang dilanjutkan dengan proses rekaman di studio radio dengan dibimbing oleh Mukhyani, S.ST.dan Akhir Lusono, S.Sn. meskipun terlihat kesulitan dalam hal intonasi dan penghayatan, namun peserta tetap antusias dalam mengikuti kegiatan yang berlangsung singkat tersebut. (Herlin)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS