Diklat PKKSK CPNS Kejuruan di PPPPTK Seni dan Budaya

Berita
Typography

PUSAT Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya pada tanggal 2 September 2019 mengadakan kegiatan Diklat Pemenuhan Kompetensi Kerja dan Sertifikat Keahlian (PKKSK) bagi Guru CPNS. Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Bagian Umum Drs. Joko Sarosa, M.Or. diikuti oleh 31 peserta, yang akan berakhir pada 17 Oktober 2019 untuk bidang keahlian animasi dan tanggal 22 Oktober 2019 untuk bidang keahlian Desain Komunikasi Visual.


Kegiatan PKKSK CPNS bagi Guru Kejuruan Bidang Seni dan Industri Kreatif terbagi menjadi dua bidang keahlian yaitu bidang Animasi dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Bidang Keahlian Animasi diantaranya diampu oleh Widyaiswara Slamet Raharjo., S.Sn., M.Pd., dan Bowo Dwi Ariyanto, S.Sn., M.T., sementara Bidang Keahlian DKV diampu oleh Widyaiswara Liem Arisayanti, S.Sn., M.Ds., dan Jabatan Fungsional Tertentu Pengembangan Teknologi Pembelajaran (PTP) FX. Anon Wahyu AAK, S.Sn., M.M., Eni Setiyani, S.Pd., Budi Saptoto, S.Pd., M.Pd., dan A. Sagiran, S.Pd., M.Pd.

Dalam masing-masing bidang keahlian peserta diberikan materi diantaranya adalah Digital Coloring Artist, Key Animator untuk Animasi dan penguatan materi pembuatan desain computer grafis dan penguatan klaster pelaksanaan pekerjaan fotografi untuk bidang keahlian DKV.


Seperti yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2008 tentang guru sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah No. 74 tahun 2008 tentang Guru mensyaratkan bahwa guru harus berkualitas SI/D1V dan memiliki sertifikat profesi pendidikan maka kegiatan Pemenuhan Kompetensi Kerja dan Sertifikasi Keahlian CPNS guru Kejuruan Bidang Seni dan Industri Kreatif ini bisa dilaksanakan.

Dilatar belakangi oleh revolusi industry 4.0 yang berkembang sangat dinamis yang sangat berpengaruh pada perubahan ilmu pengetahuan termasuk juga dalam hal pendidikan, maka dari itulah diperlukan tenaga kerja terampil yang salah satunya bisa dilahirkan dari lulusan SMK yang mempunyai kompetensi sesuai dengan bidang keahlian, sehingga bisa bersaing di dunia kerja terutama dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).


Tujuan diadakan kegiatan ini diantaranya adalah untuk menghasilkan guru kejuruan yang memenuhi kompetensi kerja sesuai dengan standar kerja di dunia usaha dan industri sehingga akan mampu menghasilkan guru kejuruan yang memiliki kualifikasi kompetensi kerja jenjang 4 pada kerangka kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). (Herlin).

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS