PPPPTK Seni dan Budaya Selenggarakan Diklat Seni Budaya Guru SD Model

Berita
Typography

PUSAT Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya yang bekerjasama dengan Sekolah Dasar Negeri Model mengadakan kegiatan Diklat Seni Budaya Bagi Guru Sekolah Dasar. Kegiatan yang berlangsung tanggal 24 sampai 30 September 2019 dan 1 Oktober 2019 diikuti oleh 30 peserta, dengan Ketua Anggit Bagus Nugroho, M.Pd.

Pembukaan kegiatan Diklat Seni Budaya Bagi Guru Sekolah Dasar dihadiri pula Kepala Bidang Program dan Informasi PPPPTK Seni dan Budaya Sigit Purnomo, M.Pd. Dalam materi esensi Pendidikan Seni yang disampaikan, Sigit berharap bahwa Diklat Seni Budaya Bagi Guru SD bisa berlanjut, karena di PPPPTK Seni dan Budaya memiliki banyak studio tidak hanya tekstil dan keramik, sehingga ilmu yang sudah didapatkan bisa diperkenalkan kepada peserta didik, atau pengenalan dunia seni dan budaya sedini mungkin kepada peserta didik.


Bertempat di SD Negeri Model kegiatan yang diikuti guru-guru ini mengambil bidang keahlian tekstil dan bidang keahlian keramik. Dengan narasumber Widyaiswara dari PPPPTK Seni dan Budaya Sugiya, S.Pd., M.Sn. yang mengajarkan hand building pada pembelajaran kriya keramik. Sugiya memperkenalkan 3 teknik dalam hand building kepada peserta yaitu teknik pijit, pilin dan slab, sehingga peserta mampu menghasilkan tempat pensil, vas, perhiasan, hingga tempat sabun, dimana masing-masing guru dapat menghasilkan 5 buah karya yang bisa dibawa pulang, setelah memasuki proses pembakaran sebanyak 2 kali terlebih dahulu.


Selain kriya keramik, peserta juga melakukan pembelajaran kriya tekstil, yang menghadirkan narasumber Widyaiswara dari PPPPTK Seni dan Budaya Dra. Widarwati, M.Sn., Ir. Sri Herlina, M.Si., Dra. Wiwik Pudiastuti, M.Sn., Dra. Irawati., Dwi Yuniasari Palupi, S.T. dalam kegiatan tersebut peserta diajarkan untuk teori ikat celup dan pewarnaan, mengikat dan jelujur, pewarnaan ikat celup dan membuka ikatan dan finishing. Kegiatan KBM kriya tekstil diakhiri dengan foto bersama dengan hasil karya masing-masing guru. (Herlin).

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS