PPPPTK Seni dan Budaya Susun Model Inovasi Pembelajaran

Berita
Typography

PUSAT Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya Yogyakarta menyelenggarakan kegiatan penyusunan modul diklat dalam jaringan (online) seni budaya jenjang SMP di Hotel Grand Senyum Hotel Yogyakarta pada tanggal 16 s.d 19 Oktober 2019.


Kegiatan ini dibuka oleh Kabid Program dan Informasi (PI) Sigit Purnomo, M.Pd yang dalam sambutannya menyatakan kegiatan tersebut salah satu tupoksi lembaga di bidang pengembangan inovasi model pembelajaran yang merupakan kegiatan lanjutan dari tahun sebelumnya.


Sedangkan Koordinator PTP Dra. Gusyanti mengatakan tujuan dari kegiatan Penyusunan Model Inovasi Pembelajaran (Modul Diklat Daring) Seni Budaya SMP adalah melaksanakan tugas pengembangan media ajar yang inovatif berbasis daring pada pengembangan model diklat online seni budaya.


Kegiatannya diikuti oleh jabatan fungsional PTP, Widyaiswara, pustakawan dan staff PPPPTK Seni dan budaya. Kegiatan ini merupakan salah satu terobosan yang dilakukan PTP dalam rangka mengembangkan model diklat dalam jaringan (daring) dengan memanfaatkan Learning Manajement System (LMS). Hasil kegiatan ini diharapkan tersedianya model diklat daring yang efektif, efisien, sasaran yang lebih luas.


Menghadirkan narasumber Urip Wahyono, S.Sn., M.Sn. dan Dani Widinugroho, S.ST., M.T. dengan sasaran program diantaranya adalah pengembangan modul daring, review modul, bedah modul dan pembuatan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis.


Terobosan yang bisa dilakukan oleh PTP dalam memasuki era industry 4.0 salah satunya dengan melakukan peningkatan kompetensi pendidik dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Terobosan ini akan membantu PPPPTK Seni dan Budaya dalam pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga kependidikan dengan memperluas keterjangkauan sasaran pelatihan. Akses dalam melaksanakan peningkatan kompetensi guru juga merupakan terobosan yang bisa dilakukan, sehingga guru dapat mengatur waktu dalam mengakses materi diklat tanpa meninggalkan sekolah dan peserta didiknya.


Tujuan Penyusunan Model Inovasi Pembelajaran (Modul Diklat Daring) Seni Budaya SMP diantaranya tersusunnya naskah modul daring, sehingga akah berdampak bagi guru atau sekolah yaitu memiliki kemudahan akses dalam mengikuti diklat untuk meningkatkan kompetensi di bidang seni budaya, dan dampak bagi PPPPTK Seni dan Budaya adalah tersedianya modul yang memberikan kesempatan kepada guru seni budaya SMP untuk mengikuti diklat secara daring.(Herlin)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS