Mendikbud Jaring Masukan di PPPPTK Seni dan Budaya

P4TKSB
Typography

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, BA, MBA berkunjung ke Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya pada Senin, 18 November 2019, untuk menjaring masukan dari para guru seni dan budaya di wilayah DIY.

 

Kedatangan Mendikbud disambut Kepala PPPPTK Seni dan Budaya Dr. Sarjilah, MPd dan jajaran pejabat struktural. Begitu sampai di Lobby PPPPTK Seni dan Budaya, Mendikbud disuguhi karawitan yang dibawakan sejumlah peserta Darmasiswa dari beberapa negara. Mendikbud pun nampak kagum dan sempat berdialog dengan wiyaga dari manca negara yang datang ke PPPPTK Seni dan Budaya untuk belajar karawitan selama satu tahun.
Mendikbud juga membubuhkan tanda tangan dan nama pada kanvas dengan menggunakan canthing yang biasa untuk membatik. Selanjutnya menuju Ruang Bima untuk berdialog dengan para guru seni budaya di wilayah DIY. Dialog pun berjalan dalam suasana yang cair.
Sejumlah guru seni budaya mendapat kesempatan untuk langsung memberikan masukan kepada Mendikbud. Kesempatan itu pun tidak disia-siakan para guru seni budaya ini untuk menyampaikan harapan-harapan untuk peningkatan kualitas pendidikan seni budaya di tanah air. Disamping menyampaikan keluh kesah dan kekhawatiran akan nasib pendidikan seni budaya di Indonesia.
Pada akhir dialog, Mendikbud menyatakan siswa itu secara natural adalah makhluk kreatif. Tapi kalau tidak diberi kesempatan, tidak diberi wadah dan tidak diasah, maka tidak akan berkembang. “Kenyataan saat ini malah dibendung-bendung, disekat-sekat. Kita memberi judgement yang penting dalam masa depannya. Padahal itu tidak ada hubungannya. Pendidikan itu harus holistic yang harus berbasis hal-hal yang membuat kita ini manusia, bukan mesin, bukan robot. Teknologi itu hanya pendukung,” tandasnya. (Janu)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS