Pelatihan Guru Inti Seni Budaya Jenjang SMP Kembali Terselenggara

Berita
Typography

KEMBALI mengadakan Pelatihan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Mata Pelajaran Seni Budaya jenjang SMP, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya mengundang guru inti yang belum pernah mengikuti kegiatan ini untuk mengikuti pelatihan tahap 2 yang berjalan dari tanggal 29 Oktober dan berakhir pada 2 November 2019. Kegiatan terselenggara di 4 tempat yaitu Semarang, Jakarta, Surabaya dan Medan.


Berlangsung selama 7 hari peserta dibekali dengan materi-materi seperti integrasi PPK dan GLN dalam pembelajaran berbasis HOTS, strategi fasilitas dan juga pengenalan kelas pendampingan online. Dengan menghadirkan narasumber widyaiswara dari PPPPTK Seni dan Budaya diantaranya Dr. I Gede Oka Subagia, M.Hum, Heru Subagiyo, S.Sn., Widayati Indarsih, S.Si., M.Sc. Isnain Evilina Dewi, S.Pd. M.A, Suratmi Eka Kapti, M.Sn, Dra Dwi Sayekti. M.Pd. dan Koordinator Widyaiswara Agung Handoko, M.Pd.


peserta pelatihan guru inti program PKP Mata pelajaran Seni dan Budaya jenjang SMP Tahap 2 adalah peserta tenaga pendidik terpilih yang direkomendasikan oleh dinas setempat yang berasal dari beberapa provinsi diantaranya bali, jawa timur, jawa barat, jawa tengah, sulawesi selatan, sulawesi tengah dengan antusias tinggi mengikuti KBM.

Antusias peserta dalam mengikuti kegiatan terbukti dengan tidak dihiraukannya lamanya perjalanan menuju tempat pelatihan guna mendapatkan ilmu, seperti yang dialami oleh Harnah guru seni budaya dari SMP Negeri 1 Banggai, kab banggai laut, salah satu peserta yang mengikuti kegiatan yang berlangsung di surabaya, rela untuk meninggalkan rumah sehari sebelum hari pelaksanaan dan rela bermalam di penginapan mengingat kapal penyeberangan yang akan digunakan hanya bisa beroperasi satu kali dalam satu hari yaitu pada waktu pagi hari, sehingga tidak memungkinkan jika ditempuh pada hari pelaksanaan kegiatan.


Menurut salah satu narasumber Surabaya Dra. Ceravina Susanti K, S.ST., M.Eng. bahwa guru inti harus siap untuk melatih guru sasaran sesuai dengan zonasi, mengingat beberapa peserta yang hadir merasa belum siap untuk menjadi guru inti dikarenakan peserta belum mendapatkan materi keseluruhan yang akan dipergunakan untuk menyampaikan materi ke guru sasaran. Sementara itu Gede mengatakan peserta sangat antusias karena peserta akan mendapatkan tugas sebagai guru inti untuk mentransfer ilmu ke guru sasaran di kabupaten masing-masing, dilain sisi Gede menambahkan karena sebagian besar peserta yang diampunya berasal dari bali, membantu memudahkan untuk memberikan contoh-contoh seni budaya terutama seni tradisional bali, dan berharap peran dan kerjasama dari seluruh dinas pendidikan untuk memberi dukungan pada kegiatan PKP 2019.


Kegiatan yang berjalan hingga mencapai tahap 2 ini bertujuan untuk menyiapkan guru inti yang berkompeten dan profesional sebagai pengajar dalam pendidikan (Diklat) PKP bagi guru mata pelajaran seni budaya jenjang SMP, mengingat peran guru inti dalam pelaksanaan pembelajaran PKP sangat dibutuhkan pengajar terpilih dan terbaik. (Herlin).

 

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS