Sidebar

14
Jum, Agu

PPPPTK Seni dan Budaya Gelar Workshop Model Pembelajaran Inovatif

Berita
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

PUSAT Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya menyelenggarakan Workshop Penerapan Model-Model Pembelajarana Inovatif di Ruang Sidang Baru, Rabu (19/2/20). Workshop dibuka Kepala Pusat Data dan Informasi Kemdikbud Gogot Suharwoto, Ph.D.


Workshop diikuti 87 peserta yang terdiri dari Widyaiswara dan Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) dan mengundang pula beberapa instansi Balai Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (BP-PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas), Balai Pengembangan Media Radio Pendidikan dan Kebudayaan (BPMRPK), Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Yogyakarta dan Duta Rumah Belajar.


Dalam laporannya, Kepala PPPPTK Seni dan Budaya Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd. mengatakan, diperlukan narasumber, fasilitator yang berwawasan luas, memiliki pengetahuan dan ketrampilan mumpuni sehingga mampu menjadikan proses pembelajaran aktif dan menciptakan suasana pembelajaran yang inovatif, kreatif dan menyenangkan.
“Pembelajaran Inovatif merupakan pembelajaran bersifat baru yang dirancang dengan memperhatikan dimensi auditori, visual dan kinestetik agar pesan yang diberikan akan menjadi lebih baik dan kuat,” ujarnya. Diakhir laporannya Sarjilah berharap kegiatan itu memberikan hasil sesuai program yang diharapkan.

Sedangkan Gogot dalam sambutanya meminta agar minimal guru mampu menguasai semua teknologi yang ada di kelas seperti power point, storyline, browsing web dan exel serta aplikasi lain untuk membuat video pembelajaran sesuai kebutuhan. Level/tahapan pertama yang bisa diterapkan oleh guru agar menguasai teknologi adalah mengenal, mengetahui dan tahu bagaimana cara menggunakan, level dua guru mampu memilih dan memilah teknologi mana yang tepat untuk digunakan dan ini merupakan level yang sulit.

Ditambahkan Gogot, internet mampu dioptimalkan untuk pendidikan. Workshop Penerapan Model-Model Pembelajaran Inovatif bertujuan antara lain untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan dalam menerapkan model pembelajaran blended learning, flipped classroom dan project based learning. Menghadirkan narasumber Dr. Abi Sujak M.Sc. dan Didik Suhardi, Ph.D. dari Pusdatin Kemdikbud, kegiatan itu diharapkan akan berdampak meningkatnya pemahaman peserta terhadap model pembelajaran yang inovatif, kreatif dan menyenangkan.(Herlin).