Sidebar

27
Rab, Mei

PPPPTK Seni dan Budaya Ikut Pendampingan Siswa SMPN 1 Turi

Berita
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

PUSAT Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya Yogyakarta ikut bergabung bersama Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikbud di DIY lainnya untuk melakukan pendampingan psikososial terhadap siswa-siswa SMP Negeri 1 Turi Sleman pasca tragedi susur sungai Sempor yang mengakibatkan 10 korban meninggal dunia.

 

Pendampingan dilakukan selama sepekan pasca tragedi susur sungai Sempor yang terjadi pada 21 Februai 2020. Kepala PPPPTK Seni dan Budaya Dr. Sarjilah, M.Pd yang juga menjadi koordinator lapangan Tim Pendampingan Psikosial UPT Kemendikbud di DIY menjelaskan, salah satu cara untuk memulihkan kondisi psikologis siswa-siswi SMP Negri 1 Turi dengan memberikan pembelajaran yang menyenangkan.

“Mereka kita ajak menari, menyanyi, menggambar dan mengikuti permainan edukatif yang diberikan anggota tim. Alhamdulillah anak-anak sekarang sudah kembali ceria dan sudah mengikuti KBM lagi setelah selama satu pekan ini mendapat pendampingan,” jelasnya.

Untuk memberikan materi pembelajaran yang menyenangkan tersebut, PPPPTK Seni dan Budaya menerjunkan para widyaiswara dan Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) untuk terjun langsung ke semua kelas, yakni sebanyak 8 kelas.

Setiap kelas mendapatkan materi pembelajaran seni budaya yang berbeda. Para siswa pun antusias mengikutinya, bahkan ada kelas yang bernyanyi dan berjoged bersama diiringi musik elekton penuh tawa dan canda. Di bawah arahan widyaiswara PPPPTK Seni dan Budaya, mereka juga bisa bermain angklung untuk mengiringi teman lainnya yang bernyanyi.

“Meski belum sepenuhnya lepas dari pengaruh terjadinya tragedi itu, namun kondisi psikologis anak-anak sekarang sudah jauh lebih baik. Tim dari UPT Kemendikbud melakukan kolaborasi dengan tim lainnya dalam melakukan pendampingan ini. Kami juga masih akan memantau siswa selama mengikuti kegiatan KBM,” imbuh Sarjilah.

Materi lainnya selama pendampingan, siswa-siswi SMPN 1 Turi juga menerima pembelajaran matematika yang menyenangkan dari PPPPTK Matematika dan metode bercerita dari Balai Bahasa DIY serta pembagian buku. Setiap pagi dilakukan pembiasaan berupa tadarus untuk yang beragama islam dan doa bersama.(Janu)