Sidebar

14
Jum, Agu

PPPPTK Seni dan Budaya Adakan Pembinaan di Masa Covid-19

Berita
Typography
  • Smaller Small Medium Big Bigger
  • Default Helvetica Segoe Georgia Times

PUSAT Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya mengadakan pembinaan pegawai Rabu (29/4/20). Menghadirkan narasumber Dr. Supriyano, M.Ed. Plt. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kemendikbud. Berlangsung di rumah masing-masing atau dilakukan secara daring kegiatan diikuti oleh semua Aparatur Sipil Negara di lingkungan PPPPTK Seni dan Budaya.


Pembinaan Pegawai dalam rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional memang berbeda pada tahun 2020, seperti yang dikatakan Kepala PPPPTK Seni dan Budaya dalam sambutannya, saat ini ASN mengharuskan untuk melakukan Work From Home (WFH)/bekerja dari rumah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Namun demikian Sarjilah berharap kegiatan yang ada di PPPPTK Seni dan Budaya bisa berjalan dengan baik.


“Dirasa berbeda karena kita tidak bisa berkumpul bersama untuk memeriahkan hari yang sangat bersejarah bagi tenaga pendidik kita” namun semaksimal mungkin bisa bermanfaat bagi seluruh ASN dan lingkungan sekitar” ujarnya.


Namun demikian kegiatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2020 tetap diisi oleh serangkaian kegiatan seperti Webinar (seminar on line) dengan tema ‘Tantangan Penyelenggaraan Pendidikan Saat Pandemi Covid-19’ pada 2 Mei. Kegiatan ini diselenggarakan bersama UPT Kemendikbud di DIY lainnya sebagai kegiatan pembuka Pekan Pendidikan Jogja ke-3.


Selain Webinar, PPPPTK Seni dan Budaya mengadakan talkshow yang disiarkan secara langsung di radio VEDAC FM dengan tema Pembentukan Karakter Melalui Pendidikan Seni dan Budaya. Kegiatan berlangsung Selasa (5/5/20) jam 09.00-10.00 WIB, dengan menghadirkan narasumber Dr. Diah Uswatun N, M.Sn., Drs. Rahayu Windarto, M.M., Sigit Purnomo, M.Pd., dan Urip Wahyono, S.Sn, M.Sn.


Sementara itu dalam arahannya Supriyano menghimbau walau dalam situasi WFH, ASN PPPPTK Seni dan Budaya tetap meningkatkan kinerjanya. Lingkungan bagus menurutnya mampu menciptakan kinerja bagus sehingga mampu mendorong motivasi berinovasi.
Ditambahkan, pemimpin yang baik adalah pemimpin yang memiliki sikap keterbukaan, sehingga komunikasi komunikasi berjalan dengan baik, namun tetap menjaga etika birokrasi.


“Tingkatkan kinerja, leadership harus dibangun, bangun komunikasi dan hancurkan sekat-sekat yang terjadi” ujar supriyano di akhir arahannya. (Herlin)