BBPPMPV Seni dan Budaya...

BBPPMPV Seni dan Budaya Selenggarakan Diklat Daring Musik STKIP Citra Bakti NTT

Bagikan konten ini
0
Dibagikan
Berita

DIKLAT Daring Musik bagi Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STIKIP) Citra Bakti NTT resmi berakhir pada 31 Maret 2021. Ditutup secara resmi oleh Koordinator Fasilitasi dan Penjaminan Mutu Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya Drs. Rahayu Windarto, M.M. yang berlangsung di ruang Bima.



Dimulai sejak 29 Maret 2021, Kegiatan Diklat Daring Musik bagi Mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) Citra Bakti NTT ini diikuti oleh 32 mahasiswa program studi pendidikan seni musik. Terpilihnya mahasiswa untuk mengikuti diklat daring ini, sebagai bentuk persiapan sedini mungkin yang dilakukan oleh BBPPMPV Seni dan Budaya, untuk memberikan bekal kepada mahasiswa agar memiliki kesiapan kompetensi dalam menjalankan tugas sebagai calon guru di masa mendatang.


Bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam penguasaan substansi musik dan seni budaya, kegiatan yang berlangsung selama 3 hari ini mendapat tanggapan yang baik dari seluruh peserta, walau tidak dapat dihindari jaringan merupakan salah satu kendala yang dihadapi selama proses KBM berlangsung.


Rahayu Windarto dalam sambutannya mengatakan “ salah satu cara mendidik adalah dengan pendidikan seni budaya, khususnya seni musik, bisa mengasah hati kita menjadi lebih lembut, lebih berempati, simpati. Dengan forum ini lembaga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan STKIP Citra Bakti sehingga kegiatan bisa berjalan dengan baik”
Ini hanya sebagai pemantik saja, semoga lebih menginspirasi dan bisa diulang terus menerus. Ujar Windarto.


Narasumber yang terlibat dalam kegiatan ini adalah widyaiswara dari studio musik, diantaranya Drs. Kari Hartaya, M.Sn., Dr. Diah Uswatun N, M.Sn., Drs. Dhanang Guritno, M.Sn., dan Heri Yonathan, M.Sn. sedangkan materi yang diberikan kepada peserta antara lain adalah membaca notasi, dimana peserta akan mempraktekkan notasi musik dalam bentuk notasi angka dan notasi balok.


“Peserta terlihat antusias dalam mengikuti pembelajaran, terbukti dengan setiap tugas yang diberikan mampu dikerjakan dengan baik” ujar Diah.


Sedangkan Dhanang berharap bahwa dengan diklat yang singkat ini, materi yang disampaikan bisa diserap dengan baik, dan melengkapi materi yang telah disampaikan disana, sehingga tidak tumpang tindih”
Ditambahkan Dhanang, “jika memang diperlukan diklat lagi, kami siap melayani, karena ini baru awalan” (Herlin).

Bagikan konten ini
0
Dibagikan

Ikuti kami

Klik tombol untuk mengikuti media sosial dan chat Whatsapp. Terima kasih