BBPPMPV Seni dan Budaya...

Penyusunan Buku Hasil Penjaringan Data SMK Mengawali Program 2021

Bagikan konten ini
0
Dibagikan
Berita

MENGAWALI tahun 2021, Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya telah bersiap untuk melakukan berbagai program yang berkaitan dengan Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi bidang seni budaya di Indonesia. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan melakukan Penyusunan Buku Hasil Pengolahan dan Analisis Penjaringan Data SMK yang membuka bidang Seni dan Industri Kreatif pada tanggal 25-29 januari 2021.

 Bertempat di Ruang Sidang Baru, kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Kepala BBPPMPV Seni dan Budaya Dr. Dra. Sarjilah,M.Pd. ini diikuti oleh 19 orang dari unsur Pokja Data dan Informasi, Pokja Program dan Kerjasama dan Ketua LSP.

Penjaringan data SMK yang membuka bidang seni dan industri kreatif yang dilakukan oleh BBPPMPV Seni dan Budaya menjadi dasar dalam fasilitasi peningkatan kompetensi dan pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi seni dan budaya. 

“Sebuah langkah awal yang bagus, bagi BBPPMPV Seni dan Budaya ditahun 2021 dengan kegiatan ini, sehingga dapat memberikan gambaran yang riil kondisi sekolah dan PTK SMK yang membuka bidang seni dan industri kreatif di Indonesia” ujar Sarjilah dalam sambutannya. 

Kegiatan yang berlangsung selama 5 hari tersebut meliputi informasi teknis, Informasi Pedoman Penyusunan Buku hasil pengolahan dan analisis data penjaringan data penjaringan data SMK, dan kerja kelompok dengan nara sumber diantaranya Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., Sigit Purnomo, M.Pd., Khumaidi Usman, S.E, M.Pd., dan Yuni Purniyantono, S.E. 

Terbagi dalam 4 kelompok, kegiatan penyusunan buku hasil pengolahan dan analisis penjaringan data SMK ini bertujuan untuk menyusun buku yang mampu memberikan gambaran riil tentang kondisi sekolah dan PTK SMK yang membuka bidang seni dan industri keatif di Indonesia, sehingga mampu dijadikan sebagai landasan dasar dalam menentukan arah kebijakan pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi seni dan budaya. 

Tersusunnya program penjaringan data SMK yang membuka bidang seni dan industri kreatif ini dilatarbelakangi oleh belum tersedianya data lengkap tentang SMK yang membuka bidang seni dan industri kreatif secara jelas dan terukur, sehingga melalui pengolahan dan analisis data tersebut akan bisa dijadikan dasar untuk penyusunan program fasilitasi peningkatan kompetensi guru seni dan industri kreatif dan pengembangan penjaminan mutu pendidikan vokasi seni dan budaya. 

Dari kegiatan tersebut diharapkan akan mengasilkan data primer yang bisa dijadikan tolak ukur pemetaan data SMK yang membuka bidang seni dan industri kreatif berupa buku tentang hasil pengolahan dan analisis penjaringan data SMK yang membuka bidang seni dan industri kreatif. (Herlin).

Bagikan konten ini
0
Dibagikan

Ikuti kami

Klik tombol untuk mengikuti media sosial dan chat Whatsapp. Terima kasih