BBPPMPV SENI & BUDAYA

Guru Vokasi DITF Bangun Jiwa Enterpreneurship di BBPPMPV Seni Budaya

Bagikan konten ini
0
Dibagikan
Diklat

BALAI Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Seni dan Budaya menyelenggarakan Peningkatan Kompetensi Guru Vokasi Penggerak Bidang Seni dan Budaya Gelombang II Konsentrasi Keahlian Desain Interior Dan Teknik Furnitur yang dilaksanakan pada tanggal 7 – 29 Oktober 2021 secara daring dan tatap muka.


Salah satu tujuan keberadaan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi adalah untuk menyiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi era Revolusi Industri 4.0 yang membutuhkan tenaga-tenaga terampil dibidangnya. Sehingga dikeluarkan kebijakan penyelarasan Pendidikan Vokasi dengan dunia industri melalui konsep Link and Match.


BBPPMPV Seni dan Budaya sebagai salah satu UPT di bawah Ditjen Vokasi mempunyai tugas melaksanakan pengembangan penjaminan mutu Pendidikan vokasi sesuai dengan bidangnya. Hal inilah yang melatarbelakangi diselenggarakannya peningkatan kompetensi guru vokasi penggerak konsentrasi keahlian Desain Interior dan Teknik Furniture(DITF).


Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru vokasi dalam kompetensi profesional, memberikan wawasan dan budaya kerja industri, melakukan uji kompetensi keahlian bagi peserta di industri/dunia kerja, dan menghasilkan produk/karya desain interior dan furnitur yang kreatif.


Widayati Indarsih, S.Si, M.Sc. sebagai salah satu nara sumber dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa di dalam spektrum SMK pada tahun 2024 bidang keahlian DITF tidak menjadi area binaan dari BBPPMPV Seni dan Budaya sehingga berharap setelah tahun 2021 dioptimalkan jumlah pesertanya. Sekarang ini peserta masih dalam lingkup Pulau Jawa dan Bali, ke depannya bisa lebih banyak lagi yang diikutkan sebagai peserta.


Disampaikan pula oleh Widayati bahwa rancangan diklat ini mengusung adanya transformasi knowledge antara BBPPMPV Seni dan Budaya dengan industri kepada peserta. Akhirnya peserta dapat meng-combine knowledge yang diperoleh untuk ditransformasikan kepada peserta didik. Harapan selajutnya, sekolah dapat menjalin hubungan dengan IDUKA yang relevan untuk mengarahkan kembali agar transformasi lebih optimal.


Harapan Widayati selanjutnya adalah penambahan kompetensi 2 SKKNI yang akan menjadi bekal bagi peserta untuk dapat meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan kebutuhan kompetensi yang match dengan kebutuhan di DUDI. Meskipun saat ini peserta tidak semuanya dari SMK Pusat Unggulan akan lebih baik kalau materi-materi yang diberikan pada SMK Pusat Unggulan juga diberikan pada kegiatan ini. Seperti Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja yang sekarang menjadi tren yang dibutuhkan karena merupakan soft skill penting untuk dibangun sejak siswa kelas X.


Sasaran peserta adalah Guru Vokasi SMK Bidang Seni dan Industri Kreatif sejumlah 10 orang untuk Konsentrasi Keahlian Desain Interior dan Furnitur.

Nara sumber yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Dr. Dra. Sarjilah, M.Pd., Muh. Nur Rizal, Ph.D., Novi Candra, Ph.D., Kurniawan, S.T., Didik Warsono, S,E,, Haryadi P.R., S.T., M.Si., Widayati Idarsih, S.Si, M.Sc. (Atur)

Bagikan konten ini
0
Dibagikan
 
 
 

Chat & Ikuti kami

Chat whatsapp dan ikuti kami di media sosial. Terima kasih